Menghadapi
hubungan asmara yang kandas di tengah jalan seringkali membuat perempuan(
khususnya) menjadi sedih dan kecewa. Tidak hanya itu saja, beberapa kasus
mencuat seiring dengan sang mantan yang tak terima diajak berdamai saat Anda
memutuskan untuk mengakhiri hubungan atau dia yang memutuskan Anda. Memang
terkadang tidak masuk diakal mengapa dia yang marah kepada kita
(perempuan)padahal dia yang memutuskan hubungan. Berbagai ancaman dilayangkan, mulai dari ancaman memberikan fitnah, menyebarkan foto pribadi Anda, dan lain sebagainya tentu membuat Anda naik darah.
Agar Anda tak menjadi korban sang mantan yang sedang “kehilangan arah”, berikut kami sajikan beberapa tips ketika si dia sulit diajak berdamai.
(perempuan)padahal dia yang memutuskan hubungan. Berbagai ancaman dilayangkan, mulai dari ancaman memberikan fitnah, menyebarkan foto pribadi Anda, dan lain sebagainya tentu membuat Anda naik darah.
Agar Anda tak menjadi korban sang mantan yang sedang “kehilangan arah”, berikut kami sajikan beberapa tips ketika si dia sulit diajak berdamai.
Masalah: si mantan mencoba membuka aib keluarga
Anda.
Biasanya masalah ini bisa terjadi karena ketika
mereka masih berpacaran, si korban sering membicarakan masalah keluarganya. Padahal
sebenarnya tidak semua hal tentang diri kita harus diketahui oleh sih pacar.
Solusi: Ajak dia mengobrol mengapa dia tega berbuat
seperti itu. Biasanya orang seperti itu, ia sakit hati karena ulah sih korban. Mungkin
dia pernah salah ngomong atau berprilaku kasar kepada mantan. Segera minta maaf
dan jelaskan jika masalah keluarga itu yang tahu hanya dia dan orang terdekat
saja.
Sebagai upaya antisipasi, katakana kepada teman-teman
Anda atau siapapun yang kenal Anda dan mantan Anda bahwa semua ucapannya itu
hanya bohong meskipun itu benar agar nama baik keluarga Anda tidak tercoreng. Oleh
karena itu jangan terlalu percaya cerita masalah Anda ataupun keluarga Anda
yang belum Anda mengenal lebih dalam karena bisa jadi dia akan membuat fitnah
dan membongkar rahasia Anda.
Masalah: Si mantan mengancam akan menyebar fitnah
Bunga (nama samaran, red.) (19) merasa ketakutan ketika sang mantan, Randi (20) mengancamnya untuk menyebarkan fitnah lewat SMS bahwa mereka berdua pernah berhubungan badan di kos-kosan Bunga. Semenjak pacaran, Randi memiliki kontak seluruh teman-teman dan saudara Bunga, sehingga Bunga dalam posisi krisis apakah harus melanjutkan hubungannya dengan Rudi di bawah tekanan atau memutuskannya.
Solusi: segera antisipasi dengan berdialog dengan keluarga dan sahabat
Jika Anda berada dalam kondisi yang sama seperti Bunga, maka langkah awal yang perlu Anda lakukan adalah membahasnya dengan Randi. Sadarkan kepada mantan Anda bahwa perilaku memfitnah bukanlah langkah yang baik dalam menyelesaikan masalah. Anda dapat menawarkan upaya damai dengan baik-baik. Jika ia tetap kekeuh untuk menyerang Anda, Anda dapat mengancam sang mantan untuk melaporkan ke pihak berwajib apabila fitnah tersebut tetap dilakukan.
Sebagai upaya antisipasi, lakukan koordinasi dengan orang tua dan sahabat Anda. Anda dapat memberitahukan duduk permasalahan dengan orang tua agar mereka tidak kaget jika sewaktu-waktu mendapat SMS dari mantan yang memberitahukan fitnah tersebut.
Masalah: Si mantan mengancam akan menyebarkan foto pribadi
Fanny (nama samaran, red.) (24) merasa kesal tatkala Beni (24) mengancam akan menyebarkan foto-foto pribadi Fanny di internet saat masih bersama dengannya. Saat mereka berpacaran, Fanny pernah memberikan foto-foto pribadi kepada sang pacar. Ia menyesal ketika foto tersebut justru menjadi senjata makan tuan.
Solusi: Ingatkan sang mantan baik-baik
Banyak hal yang perlu dilakukan jika Anda mengalami hal semacam ini. Ya, munculnya foto-foto pribadi Anda dapat merusak image Anda bahkan membuat aib Anda terbongkar. Sebagai upaya antisipasi, Anda dapat berbicara langsung dengan sang mantan untuk berdamai dan menyelesaikan masalah sebaik-baiknya. Beritahu bahwa tindakan yang ia lakukan sangat tidak terpuji dan akan menimbulkan masalah untuknya di kemudian hari.
Jika Anda memiliki teman dekat yang juga merupakan sahabat sang mantan, beritahukan pula duduk permasalahannya agar ia mengerti dan mampu merayu mantan agar tidak melakukan hal tersebut. Bahkan, Anda bisa saja meminta bantuan sang sahabat untuk menghapus foto Anda di laptop mantan atau memasukkan virus khusus agar laptop mantan tidak bisa diakses. Dengan begitu, sementara waktu Anda dapat bernapas lega.
Inilah
beberapa contoh kasus. Semoga bermanfaat ya
klo mantan keras kepala dan tetep maksa balikan jika tidak dia akan mempublikasikan ,diapun tidak takut jika di laporin.mohon solusinya
BalasHapus